October 14, 2019

Pentingnya Bahasa Inggris dalam Perkembangan Pendidikan dan Karir

 

Sebagai suatu organisasi yang mewadahi anak-anak muda di Indonesia, maka sejatinya, anggota-anggota, baik sukarelawan, staff dan partner berhak mendapatkan pertumbuhan baik secara pengetahuan dan kemahiran yang diserahkan oleh Kitong Bisa. Mempertimbangkan urusan tersebut, maka pada tahun 2017, dalam perencanaan tahunannya, Kitong Bisa menyimpulkan untuk meningkatkan pengembangan bahasa inggris, sebagai salah satu kemahiran yang mesti diisi oleh organisasi ini.

kampung inggris dirasa penting sebab ini bukan sebatas bahasa asing, akan namun bahasa global yang mesti dikuasai, bilamana kita hendak mendapatkan informasi lebih tidak sedikit lagi tentang tidak sedikit hal, atau saat kita hendak menempuh edukasi yang lebih tinggi lagi, ataupun bahkan sesederhana mendapat pekerjaan bahkan di tingkat nasional sekalipun. Banyak sekali orang pintar yang kesudahannya tidak berkembang secara karir, maupun karya-karyanya tidak terlihat sebab ketidak mampuan menunjukkannya ke publik, baik melewati media masa, maupun jurnal-jurnal yang mewajibkan bahasa inggris.

Pengalaman sejumlah senior staff Kitong Bisa yang menempuh edukasi di Luar Negeri mengindikasikan bahwa mayoritas anak-anak Indonesia tidak memiliki keterampilan berbahasa Inggris, baik tertulis, bicara, maupun secara informal guna berinteraksi sehari-hari. Di kelas, ketika anak-anak dari negara lain laksana Malaysia, Singapore, Amerika, Australia dan Filipin cas cis cus, bertukar pikiran produktif dengan dosen dan bahkan berargumen secara intens dengan teman di ruang belajar sehingga meningkatkan kemampuan beranggapan kritis mereka, anak-anak Indonesia ingin terdiam di kelas, tidak berani berkata dan malu mengutarakan pendapatnya. Padahal hakikat untuk ke luar negeri ialah memperoleh wawasan lebih dengan peningkatan pengalaman dan melatih beranggapan kritis. Tanpa keterampilan bahasa inggris yang memadai, maka mereka bakal kesulitan tidak saja hidup, tetapi pun mengumpulkan lebih tidak sedikit lagi informasi untuk menambah wawasan dan pengetahuan mereka.
Ketika seseorang bicara bahasa inggris, tersebut bukan guna sok-sokan keren, bukan, namun kebutuhan. Ada yang tau mengapa TKW Filipina di tunaikan lebih mahal daripada Indonesia? bahkan dirasakan lebih pintar? Karena TKW Indonesia keterampilan bahasa inggrisnya dibawah Filipina, yang memakai bahasa inggris sebagai bahasa kedua. Mengapa lebih tidak sedikit engineer Malaysia dan Singapore di semua Industri di ASIA secara keseluruhan, dikomparasikan dengan Indonesia? Karena mereka berkata bahasa inggris sebagai bahasa utama. Industri-industri multinasional tentunya memakai bahasa inggris sebagai lingua franca untuk pekerjaan operasionalnya sehari-hari. Salah satu staf Kitong Bisa yang bekerja sarat waktu di Industri Migas menyaksikan sendiri bagaimana karir insinyur Indonesia di perusahaan multinasional ingin terhambat sebab kemampuan berkata bahasa inggris yang terbatas, dibanding insinyur dari negara-negara lain.

Mengingat urusan kritis tersebut, dan kemauan untuk memecahkan rantai masalah ini, asa besar dari Kitong Bisa ialah bahwa anggota, staf dan volunteer yang bekerja disini, merasakan peningkatan keterampilan bahasa inggris, sehinggat saat nanti mereka melanjutkan karir dan kegiatan mereka di luar Kitong Bisa. Pada tanggal 28 Maret lalu, mereka berkumpul di Coffee Shop, dan berinteraksi dan mengobrol dalam bahasa inggris, dengan topik yang telah ditentukan sebelumnya. Mereka pun melakukan simulasi bagaimana menciptakan iklan untuk unik investor dalam mengerjakan investasi di sebuah negara tertentu memakai bahasa global ini, dan uniknya, sang investor yang ditunjuk ialah pengunjung random yang dipimpin oleh instruktur Kitong Bisa pada malam ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *