May 3, 2021

Pengertian Alat Pelindung Diri (APD) dan Jenis-jenisnya

 

jual helm proyek jakartaAlat Pelindung Diri (APD) guna K3 – Alat Pelindung Diri (APD) atau Personal Protective Equipment ialah alat-alat atau perangkat yang wajib dipakai untuk mengayomi dan mengawal keselamatan pekerja saat mengerjakan pekerjaan yang mempunyai potensi bahaya atau resiko kemalangan kerja. Alat-alat Pelindung Diri (APD) yang dipakai harus cocok dengan potensi bahaya dan resiko pekerjaannya sampai-sampai efektif mengayomi pekerja sebagai pemakainya.

Di dalam Perusahaan Manufakturing khususnya yang bergerak

dalam Produksi Perakitan Elektronika, sejumlah resiko kegiatan yang berpotensi membahayakan keselamatan dan kesehatan serta berpotensi memunculkan kecelakan kerja antara beda proses menyolder, proses pemotongan kaki Komponen Elektronika, proses pemakaian bahan-bahan kimia, suara-suara yang timbul dampak mesin produksi, pengasingan limbah dan pekerjaan pemindahan bahan-bahan produksi. Oleh sebab itu, pekerja-pekerja yang menggarap proses tersebut membutuhkan perlengkapan atau perangkat untuk mengayomi dirinya sehingga meminimalisir resiko bahaya dan kemalangan kerja. Alat Pelindung Diri atau APD ini adalahsalah satu kriteria urgen dalam penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja atau SMK3

Alat Pelindung Diri (APD) dapat dipecah menjadi 3 kumpulan yaitu :
1. Alat Pelindung Kepala antara beda : Helmet (Topi Pengaman), Safety Glass (Kacamata Pengaman), Masker, Respirator, Ear Plugs (Penutup Telinga).
2. Alat Pelindung Badan antara beda : Apron, Jas Laboratorium
3. Alat Pelindung Anggota Badan diantaranya ialah : Sepatu Pelindung (Safety Shoes/Boot), Sarung Tangan (Hand Gloves).
Jenis-jenis Alat Pelindung Diri (APD)
Berikut ini ialah Alat-alat Pelindung Diri (APD) yang sering dipakai dalam Produksi Elektronika.
1. Alat Pelindung Kepala

1.1. Topi Pelindung (Safety Helmet)
Helmet atau Topi Pelindung dipakai untuk mengayomi Kepala dari penyampaian bahaya laksana kejatuhan benda ataupun penyampaian bahaya aliran listrik. Pemakaian Topi Pelindung (Safety Helmet) mesti cocok dengan lingkar kepala sampai-sampai nyaman dan efektif mengayomi pemakainya. Di Produksi Elektronika, Topi pelindung seringkali digunakan oleh Teknisi Mesin dan Petugas Gudang.
Terdapat 3 Jenis Helmet menurut perlindungannya terhadap listrik, yaitu:
1. Helmet Tipe General (G) yang dapat mengayomi kepala dari terbentur dan kejatuhan benda serta meminimalisir paparan bahaya aliran listrik yang bertegangan rendah sampai 2.200 Volt
2. Helmet Tipe Electrical (E) yang dapat mengayomi kepala dari terbentur dan kejatuhan benda serta meminimalisir paparan bahaya aliran listrik yang bertegangan tinggi sampai 22.000 Volt
3. Helmet Tipe Conductive (C) yang melulu dapat mengayomi kepala dari terbentur dan kejatuhan benda namun tidak mengayomi kepala dari penyampaian bahaya aliran listrik.
1.2. Kacamata Pelindung (Safety Glass)
Kacamata Pelindung ialah alat yang dipakai untuk mengayomi mata dari bahaya loncatan benda tajam, debu, partikel-partikel kecil, meminimalisir sinar yang menyilaukan serta cipratan bahan kimia. Kacamata Pelindung terdiri dari 2 Jenis yakni :
1. Safety Spectacles, berbentuk Kacamata biasa dan melulu dapat mengayomi mata dari bahaya loncatan benda tajam, debu, partikel-partikel kecil dan meminimalisir sinar yang menyilaukan. Biasanya digunakan pada Proses menyolder dan Proses pemotongan Kaki Komponen.
2. Safety Goggles, Kacamata yang bentuknya menempel tepat pada muka. Dengan Safety Goggles, mata bisa terlindung dari bahaya cipratan bahan kimia, asap, uap, debu dan loncatan benda tajam. Biasanya digunakan oleh Teknisi Mesin Produksi.
1.3. Penyumbat Telinga (Ear Plug)
Penyumbat Telinga atau Ear Plug dipakai untuk mengayomi alat pendengaran yakni telinga dari Intensitas Suara yang tinggi. Dengan memakai Ear Plug, Intensitas Suara bisa dikurangi sampai 10 ~ 15 dB. Ear Plug seringkali digunakan oleh Pekerja yang bekerja di wilayah produksi yang mempunyai suara mesin tinggi laksana SMT (Surface Mount Technology) ataupun Mesin Produksi lainnya.
1.4. Penutup Telinga (Ear Muff)
Penutup Telinga atau Ear Muff ialah alat yang dipakai untuk mengayomi alat pendengaran dari Intensitas Suara yang tinggi. Ear Muff dapat meminimalisir intensitas suara sampai 20 ~ 30dB. Ear Muff terdiri dari Head Band dan Ear Cup yang tercipta dari bantalan busa sampai-sampai dapat mengayomi bagian luar telinga (daun telinga). Ear Muff sering dipakai oleh Teknisi Mesin dan Generator (Genset).
1.5. Masker
Masker ialah alat yang dipakai untuk mengayomi alat-alat pernafasan laksana Hidung dan Mulut dari resiko bahaya laksana asap solder, debu dan bau bahan kimia yang ringan. Masker seringkali terbuat dari Kain atau Kertas. Masker umumnya digunakan di proses menyolder.
1.6. Respirator
Respirator ialah alat yang dipakai untuk mengayomi alat-alat pernafasan laksana Hidung dan Mulut dari resiko bahaya laksana asap solder, bau bahan kimia, debu, Uap, Gas serta Partikel Mist dan Partikel Fume. Respirator sering digunakan oleh Teknisi Mesin Solder, Operator Pengecatan (Painting) dan Proses bahan Kimia lainnya.
2. Alat Pelindung Badan

2.1. Apron (Celemek)
Apron atau tidak jarang disebut dengan Celemek ialah alat pelindung tubuh dari cipratan bahan kimia dan suhu panas. Apron atau Celemek sering dipakai dalam proses persiapan bahan-bahan kimia dalam buatan seperti Grease, Oli, Minyak dan Adhesive (perekat).

3. Alat Pelindung Anggota Badan

3.1. Sarung Tangan (Hand Glove)
Sarung Tangan ialah perlengkapan yang digunkan untuk mengayomi tangan dari kontak bahan kimia, tergores atau lukanya tangan dampak sentuhan dengan benda runcing dan tajam. Sarung Tangan seringkali dipakai pada proses persiapan bahan kimia, pemasangan komponen yang agak tajam, proses pemanasan dan beda sebagainya. Jenis-jenis sarung tangan diantaranya ialah sebagai inilah :
1. Sarung Tangan Katun (Cotton Gloves), dipakai untuk mengayomi tangan dari tergores, tersayat dan luka ringan.
2. Sarung Tangan Kulit (Leather Gloves), digunakna untuk mengayomi tangan dari tergores, tersayat dan luka ringan.
3. Sarung Tangan Karet (Rubber Gloves), dipakai untuk mengayomi tangan dari kontak dengan bahan kimia laksana Oli, Minyak, Perekat dan Grease.
4. Sarung Tangan Electrical, dipakai untuk mengayomi tangan dari kontak dengan arus listrik yang bertegangan rendah hingga tegangan tinggi.
3.2. Sepatu Pelindung (Safety Shoes)
Sepatu Pelindung atau Safety Shoes ialah perlengkapan yang dipakai untuk mengayomi kaki dari kejatuhan benda, benda-benda tajam laksana kaca ataupun potongan baja, larutan kimia dan aliran listrik. Sepatu Pelindung terdiri dari baja diujungnya dengan dibungkus oleh karet yang tidak bisa menghantarkan listrik. Sepatu Pelindung wajib dipakai oleh Teknisi Mesin dan Petugas Gudang.

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *