December 12, 2019

6 Kesalahan Fatal Renovasi Rumah yang Paling Sering Terjadi

Ya, dari kutipan itu kita dapat menyimpulkan bahwa kenyamanan hidup dibuka dari lokasi tinggal yang nyaman dan mengerjakan renovasi rumah tinggal menjadi urusan yang urgen untuk mewujudkannya. Melakukan renovasi lokasi tinggal dapat menjadi sebuah pekerjaan yang menyenangkan. Namun, baik dari sisi perencanaan maupun pengerjaannya, bisa menguras tidak sedikit pikiran. Bagi itu, sebelum merencanakan renovasi rumah, terdapat baiknya ketahui dulu enam kekeliruan fatal yang tidak jarang terjadi inilah ini supaya renovasi lokasi tinggal Anda berlangsung lancar.

 

  1. Membeli bahan baku murah

Demi menjangkau hasil yang diinginkan, seringkali hal kualitas bahan diabaikan. Memilih bahan dengan harga yang murah guna renovasi lokasi tinggal memang tidak terdapat salahnya, namun apakah kita siap dengan risiko yang bakal terjadi di lantas hari?  Padahal, Anda bakal mendapatkan apa yang kita bayar. Dengan memakai bahan-bahan yang murah dan tidak cukup berkualitas, hasil yang didapatkan juga tidak cukup memuaskan dan bukan tidak barangkali Anda mesti mengerjakan renovasi ulang dalam masa-masa dekat.

 

Untuk menghemat pengeluaran, kita dapat memakai bahan bangunan bekas renovasi sebelumnya yang tidak terpakai tetapi masih pantas digunakan.  menyerahkan sedikit “touch up” dengan mewarnai ulang atau memolesnya dengan pelitur. Meski masih memerlukan uang untuk mengerjakan renovasi kecil-kecilan terhadap bahan ini, kita tetap bisa menghemat biaya. Gunakan pun sisa bahan bangunan laksana marmer bekas guna mempercantik interior rumah. Jadi lebih kreatif, bukan?

 

  1. Membuat perhitungan yang tidak tepat

Kesalahan kedua yang mungkin dilaksanakan dalam renovasi rumah ialah membuat perhitungan yang tidak tepat. Nancy Sorianio, mantan editor in chief majalah Country Living, menuliskan bahwa perbedaan ukuran satu inci atau bahkan separuh inci saja dapat menciptakan perubahan yang signifikan. Jika dimensi yang diukur tidak sama dan simetris, hasil yang diharapkan akan susah didapat dan Anda mesti mengulang renovasi dan urusan ini menggandakan pengeluaran. Nancy menyarankan andai Anda tidak yakin mengenai bagaimana mengukur atau mengekor petunjuk, tidak boleh ragu guna memanggil seseorang.

 

  1. Tidak mengerjakan persiapan matang

Seringkali, mengerjakan persiapkan menjadi urusan menjengkelkan. Sayangnya, urusan ini adalahpoin urgen dari borongan upaya renovasi rumah. Mulailah dengan memikirkan konsep yang diinginkan, perhitungan biaya, pemilihan bahan yang sesuai, dan hal-hal kecil yang barangkali terjadi. Jangan lupakan opsi rencana cadangan andai terjadi urusan yang tidak diinginkan. Siapkan segalanya sebaik mungkin, karena menurut keterangan dari Jim Collins, seorang kontraktor, dengan teknik ini Anda bisa menghemat masa-masa dan uang.

 

  1. Tidak menyimak pencahayaan ruangan

Faktor pencahayaan pun kerap kali menjadi urusan yang diabaikan. Padahal, hal ini urgen untuk dipertimbangkan dalam renovasi lokasi tinggal karena dominan pada tingkat kenyamanan dan kesehatan. Perhatikanlah di mana kita akan menanam dinding dan ke mana jendela bakal mengarah. Misalnya, letakkan jendela ke arah matahari keluar dari lokasi tinggal Anda sampai-sampai hangatnya cahaya matahari bisa menerangi ruangan. Melakukan urusan ini tidak melulu penting untuk kesehatan, tetapi pun sebagai langkah mula untuk menghemat energi.

 

  1. Menggunakan cat yang salah

Dalam menilai warna dan jenis cat yang digunakan, letak ruangan urgen untuk dipertimbangkan. Kesalahan dalam pemilihan cat dapat menciptakan rumah tampak kusam. Lebih urgen lagi, pemakaian warna pun dapat menghidupkan mood tertentu saat Anda sedang di ruangan.

 

Menggunakan warna yang selaras di semua bagian lokasi tinggal akan membuatnya tampak cantik. Namun, bermain dengan sejumlah warna yang bertolak belakang akan lebih menghidupkan lokasi tinggal Anda. Tidak mesti tidak jarang kali warna turunan sebab akan tampak membosankan, Anda bisa memilih warna yang bertolak belakang namun tetap senada. Jangan lupa, andai Anda mewarnai keseluruhan lokasi tinggal dengan sejumlah warna, seimbangkan pun dengan warna netral laksana putih atau abu-abu. Jenis cat pun penting, sampai-sampai Anda tidak butuh renovasi ulang dalam masa-masa dekat melulu karena cat yang gampang terkelupas.

 

  1. Menggunakan tukang atau kontraktor yang salah

Setelah memilih bahan yang berkualitas, proses pengerjaan menjadi urusan yang penting. Proses ini barangkali tidak Anda kerjakan sendiri, oleh sebab tersebut memilih tukang atau kontraktor yang tepat ialah sebuah keharusan. Pastikan Anda memakai jasa dengan reputasi yang telah diandalkan  rekam jejaknya dan dapat berkomunikasi dengan baik. Tidak terdapat salahnya guna survei bangunan yang pernah digarap oleh kontraktor tersebut, kemudian pertimbangkan pun masalah harga yang barangkali Anda keluarkan.

 

Mengutip pengakuan Jimmy Little, “Jika Anda hendak melakukannya, lakukanlah. Jika belum mampu, tunggulah”. Ini pun berlaku saat Anda mengharapkan sebuah renovasi rumah. Namun, ketika ini sudah tidak sedikit hal dapat mendukung kita mewujudkan mimpi itu dalam masa-masa dekat. Salah satunya ialah melalui kredit tanpa agunan dari bank DBS Indonesia. Produk KTA DBS atau Dana Bantuan Sahabat ialah produk yang cocok untuk menolong pendanaan Anda. Jadi, kini tidak butuh ragu ketika akan mengerjakan renovasi rumah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *